Hi, Folks! It’s Bintan. I’m happy and I want to say thank you to all of you for visiting my blog. I’m so excited to finally doing one of this. Anyway, this is “not my very” first blog but I thought this one would be better than the past one. So please, enjoy reading!
Tahun 2020 ini memang “sangat luar biasa” karena banyak hal yang terjadi. Salah satunya trend tie-dye. Apa sih tie-dye itu? Tie-dye merupakan salah satu bentuk seni tekstil warisan kaum Hippies alias Flower Generation yang tumbuh di era ’60-an. Sebutan tie-dye diambil dari bahasa Inggris yang artinya ikat dan celup. Di media sosial udah banyak banget yang share bagaimana cara mereka membuat DIY tie-dye. Ada beberapa macam teknik, tapi kali ini aku mau buat versi aku sendiri yang super simple yang motifnya kaya awan-awan gitu dan aku mau ngasih bonus berupa beberapa teknik tie-dye yang akan berguna buat kalian. So, let’s dive right in!
Step 1: Siapkan alat dan bahan!
Alat dan bahan yang kalian perlukan; baju, cairan pemutih, sarung tangan, botol kosong, dan karet. Disini aku ngerjainnya di lantai yang pastinya udah bersih jadi aku ngga perlu pake tatakan plastik. Untuk kalian yang ngerjainnya di meja jangan lupa pake tatakan plastik ya, aku saranin pake tatakan plastik yang bening.
Step 2: Basahin baju dan lipat lalu dikaretin
Bajunya jangan lupa dibasahin ya karena tujuannya agar cairan pemutihnya lebih menyerap. Aku ngga tau disebutnya kaya gimana, cuma kalian bisa lipat bajunya seperti pada gambar. Jangan lupa dikaretin ya. Tujuannya disini biar nanti kalo dibalik lipatannya ngga terlepas.
Step 3: Siram dengan cairan pemutih
Nah, disini kalian perlu pakai sarung tangan. Aku saranin pake sarung tangan yang tahan air ya. Untuk perbandingan antara cairan pemutih dengan air aku pake perbandingan 2 : 3. Perbandingannya bisa kalian sesuaikan sama keinginan kalian. Kemudian, kalian bisa siram secara acak. Jangan lupa juga untuk siram sisi belakang baju.
Step 5: Diamkan 8-10 menit
Kalian bisa tunggu 8 – 10 menit. Jangan lama-lama ya karena bisa merusak bahan pada pakaian. Ngga harus 8 – 10 menit, kalo memang ternyata kurang atau lebih dari waktu yang aku anjurkan kalian bisa langsung bilas kok. Hasil tie-dye nya dipengaruhi dengan waktu tunggunya. Semakin lama dibiarkan, semakin pudar dan hasil tie-dye semakin terlihat jelas. Balik lagi, semuanya sesuai selera kalian. Oiya, bahan juga mempengaruhi hasil tie-dye nya ya.
Step 6: Bilas dengan air
Dibilas dengan air sampai cairan pemutihnya dirasa sudah tidak tertinggal pada pakaian. Setelah itu kalian bisa cuci pakai deterjen.
Voilaa!
Ini foto saat aku pake baju hasil tie-dye aku sendiri. How about it? Wanna try?
Beberapa Teknik Tie-Dye
Ini yang ditunggu-tunggu. Aku akan kasih beberapa referensi teknik yang akan
membuat motif tie-dye kita makin cantik. Penasaran kan? Simak yuk! (I’m so sorry for the low quality picture)
1. Teknik Simpul
2. Teknik Spiral
3. Teknik Ikatan Bola
4. Teknik Ikatan Mawar
5. Teknik Gulung Ikat
6. Teknik Ikatan Pola
7. Teknik Lingkar
8. Teknik Pelisir
Sumber: https://pt.slideshare.net/ErikaPratiwi1/pembelajaran-seni-rupa-kls-xi-tie-dye/13 dengan beberapa perbaikan
0 komentar